Sabtu, 19 Juli 2025

BERDAMAI

Perlu waktu untuk menyusunnya, layaknya cermin pecah yang berusaha untuk disusun, tidak akan pernah kembali utuh.

-
-
-
-

Aku berdamai dengan keadaanku. Menyalahi Takdir tidak akan ada habisnya, Tuhan benci itu. Bagaimana pun Aku harus terus hidup, mati bukan akhir dari masalah, tapi awal dari masalah yang sesungguhnya. Tuhan masih memberikanku umur yang panjang, Aku, Sea dan Ibu masih bisa mengobrol, tertawa di ruang kecil ini. Tujuan Aku untuk tidak mati sekarang adalah Aku ingin melihat Sea dan Ibu hidup dengan bahagia karena Aku, Aku ingin membangun rumah yang besar untuk kelurga kecilku ini. 

Membiarkan waktu berjalan, membiarkan hinaan dan cacian itu hilang dengan sendirinya, 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar